
Belajar di Bawah Terpal: Sampai Kapan Siswa SMKN Riung Bertahan?
Riung, Ngada — 9/01/2026, Pemandangan siswa SMK Negeri Riung mengikuti pembelajaran di bawah terpal bukan sekadar cerita tentang keterbatasan fasilitas. Ia memperlihatkan satu persoalan yang lebih mendasar: bagaimana pendidikan dapat berjalan dengan layak ketika ruang belajar belum dapat digunakan sebagaimana mestinya.
Di tengah kondisi tersebut, guru dan siswa tetap berusaha menjaga kegiatan belajar mengajar. Namun, semangat mereka seharusnya tidak menjadi alasan untuk membiarkan kondisi darurat berlangsung terlalu lama. Ketangguhan siswa dan guru patut diapresiasi, tetapi ketangguhan tidak boleh menggantikan hak mereka atas ruang belajar yang aman dan layak.
SMKN Riung berada di Jalan Raya Riung–Mbay RT 02/RW 01, Dusun Bhaubhelek, Desa Lengkosambi Timur, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur.
Kepala SMKN Riung, Elisabet Priska Londa, berharap pemerintah maupun pihak ketiga dapat segera membantu menyediakan tenda darurat sebagai tempat pembelajaran sementara di luar ruang kelas.
Harapan tersebut sederhana, tetapi penting: anak-anak tetap bisa belajar tanpa harus mempertaruhkan kenyamanan dan keselamatan mereka.
Yang dibutuhkan sekarang bukan sekadar kekaguman terhadap mereka yang mampu bertahan, tetapi perhatian dan langkah nyata agar kondisi darurat ini tidak menjadi keadaan yang dianggap biasa.
PPNTT
