Wederok English Club, Ruang Belajar Bahasa Inggris bagi Anak Desa di Malaka
Prestasi

Wederok English Club, Ruang Belajar Bahasa Inggris bagi Anak Desa di Malaka

14 Feb 2026143 views
Wederok English Club (WEC) menjadi ruang belajar alternatif bagi anak-anak di Desa Wederok, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur

Malaka – Wederok English Club (WEC) menjadi ruang belajar alternatif bagi anak-anak di Desa Wederok, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur. Komunitas ini lahir dari kepedulian terhadap kondisi pendidikan anak-anak yang mengalami keterbatasan akses belajar, khususnya sejak masa pandemi.

WEC diprakarsai dan dikelola oleh Sypriana Muti Nana bersama para relawan, yakni Evelina Tefa dan Efa Bisik. Kegiatan belajar dilaksanakan secara tatap muka dengan fasilitas yang masih sangat sederhana.

Pada awalnya, WEC dirancang untuk berfokus pada pembelajaran Bahasa Inggris agar anak-anak desa memiliki bekal kemampuan bahasa asing sejak dini. Materi yang diajarkan meliputi greeting (Good Morning, Good Afternoon, dan lainnya), alphabet dan pronunciation, vocabulary dasar seperti animals, fruits, dan daily activities, tanda baca, serta percakapan sederhana.

Namun dalam pelaksanaannya, para pengajar menemukan bahwa sebagian anak-anak belum lancar membaca dalam Bahasa Indonesia. Kondisi tersebut membuat proses pembelajaran Bahasa Inggris belum dapat berjalan secara maksimal. Tantangan ini kemudian disikapi dengan menyesuaikan metode belajar, yakni membantu anak-anak memperkuat kemampuan membaca dasar terlebih dahulu sebelum mendalami materi Bahasa Inggris.

Meski demikian, antusiasme anak-anak tetap tinggi. Mereka datang dengan penuh semangat, aktif menjawab pertanyaan, dan berani mempraktikkan kosakata sederhana dalam Bahasa Inggris. Senyum dan semangat mereka menjadi motivasi besar bagi para pengurus untuk terus mendampingi dan membimbing.

Dukungan orang tua juga menjadi bagian penting dalam keberlangsungan kegiatan ini. Di tengah keterbatasan ekonomi dan fasilitas, para orang tua tetap memberikan izin serta dorongan agar anak-anak terus belajar dan memiliki kesempatan untuk berkembang.

Ke depan, WEC berharap dapat berkembang menjadi pusat belajar Bahasa Inggris yang lebih terstruktur, memiliki fasilitas yang lebih memadai, serta mampu meningkatkan kemampuan literasi dan kepercayaan diri anak-anak desa, sehingga tidak ada lagi anak yang tertinggal dalam memperoleh pendidikan yang layak dan bermakna. Nana W.E.C